Aku bukan arjuna

jika cinta memanggilku dengan jubah keramahannya,
angin mana yang mampu padamkan api rindu?
sementara kelakar mu duhai adinda,
tak memudar atau pun buyar dari ingatanku

jika cinta memanggilku dengan mahkota keakrabannya,
belati seperti apa yang dapat lukai sayapku?
karna senyummu duhai adinda,
meluluhkan musim dingin dan menghangatkan

jika cinta memanggilku dengan selimut sopan santunnya,
hitam bagaimana yang bisa memutihkan seluruh waktu?
sebab di penglihatanku duhai adinda,
engkau laksana fatimah az-Zahra, yang tabah dalam menjaga

jika cinta memanggilku dengan langkah kebaikannya,
puisi secantik siapa yang luput dari tiap helai kata?
pun tak ada duhai adinda,
butiran pelangi yang enggan dirajut, tuk lindungi helai napasmu

jika cinta memanggilku dengan irama kasih sayangnya,
kesturi sewangi apa yang tak undang kupu serupa dewi?
walau nanti duhai adinda,
ada malaikat dan harpanya menyanyi ikut serta

namun, saat yang sama…waktu cinta memanggilku…
ada suarasuara, "kau bukan arjuna…"
ah, lelah

Leave a Reply