October 29th, 2007 by puisieki
kau hidup dan tumbuh
diantara jiwa jiwa yang mencari
diatas bayang bayang yang menguasai
kau menghampiri mimpi dan menghangatkan
ditengah gerimis kau adalah payungku
yang melindungiku dari hujan dan guyurannya
disaat panas kau adalah anginku
yang menyejukkan dan membelai
dikala malam kau adalah cahaya
yang menerangi dan menjadi jalan
disaat pagi kau adalah embun
yang hidup dalam nafasku dan menentramkan hati
kau adalah bentuk kesyukuran
karena kau selalu temaniku
diantara kesedihan dan kebahagiaan
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
October 29th, 2007 by puisieki
selamat tinggal untukmu
aku pergi bukan untuk menepi
aku menjauh bukan ingin berlabuh
bakar saja buku kenangan kita’
biar menjadi abu dan luruh
agar tak perlu kau ingat
bahagialah kau kuharap…
dan ramah ramahlah pada semua sapa
ikuti cara bunda mengeja hidup
ikuti cara papa untuk bijaksana
karena aku tak lagi mampu membimbingmu..
selamat tinggal untukmu cinta
Posted in Uncategorized | No Comments »
October 29th, 2007 by puisieki
jika ini masih bias bagimu
mengapa kau lepaskan?
putarkan waktu yang berlalu tanpa permisi
atau kita biarkan saja ini menjadi titik
yang tak lagi layak tuk ditulis
bahkan diucap
yang walau bidadari minta…
jiwa mungkin tak lagi bisa
Posted in Uncategorized | No Comments »
October 29th, 2007 by puisieki
sampai kapan kau akan sembunyikan hati
karena aku mulai lelah mencari
aku terseok diantara puing puing kemunafikan
raih jemariku atau lepaskan!
atau ku kan terbang…
tuk mencari tempat yang lebih baik
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 9th, 2007 by puisieki
rasaku biarlah dia seperti itu
selamanya
biarlah menjadi bintang dilangit kerinduanku
biarlah menjadi selimut dalam kesendirianku
karena kau terlalu indah untuk mengenalnya…
jadi biarkan aku sendirian didalamnya
karena kau dan aku tau…
bahwa kita tak mukin jadi satu
tapi kuingin kau tau…
bahwa tak mudah menghapus semua…
tak mudah menghapus semua
dimana dulu saat aku, kamu dan perasaanku terbang bersama dalam kebahagiaan sesaat
dan kenangan itu tak mungkin hilang
baik oleh senjata atau waktu
karena aku masih menyayangimu
tanpa kau tau
Posted in Food and Drink | 3 Comments »
January 1st, 2007 by puisieki
Purnama penuh di akhir tahun
terlihat putih dalam bayangan malam
Barisan angin memainkan musik
berbisik pada keheningan yang dalam
Awan saling tidur melipat
merajut benang-benang kemesraan mereka bersama
Kemajnunan mengetuk waktu kehidupanku,
bertamu pada jiwa kerinduanku
Tanpa kata tanpa suara kita berbincang pada angan
lalu bermain dengan mimpi dan deja vu
Itukah ponimu yang dirajut tipis oleh siraman bintang?
Ataukah senyummu yang terukir manis
yang dipugar kabut lembut?
Ini aku, jiwa kerinduanku ataukah majnunku?
yang kaucium saat kutengadahkan wajahku
Ini aku, jiwa kerinduanku ataukah majnunku?
yang mengangkat tangan kelangitmu
Kau
jauh
namun
begitu
dekat
dihatiku
…
Posted in Uncategorized | No Comments »
December 18th, 2006 by puisieki
awan perkasa yang memeluk langit biru
sekarang pulang ke lembayung senja
meninggalkan anak-anak kerinduan
diantara ilalang yang bergoyang
sorak tawa bocah-bocah diatas kereta dan
senandung pemusik kampungan mengembalikan kenangan
yang kau patri jelas di sanubari
entah ada berapa bulu jibril disakuku yang telah
kutulisi puisi
namun tak satupun yang sampai kepadamu…
bersamamu adalah kebahagiaan…
bersamamu adalah keharusan…
bersamamu adalah harapan…
namun, layakkah harapan kuandalkan…?
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
November 8th, 2006 by puisieki
ketika satu-satu mata saling menutup
di jalan naga
dan helai demi helai nafas melambat
dimana semua titik bertemu
dan berujung pada satu nama
ketika ada hilir mudik dan lampu lampu
di jalan naga
dan arus nada hanya tersamarkan
menjadi fatamorgana, lalu membentuk
satu tubuh utuh
ada tirai tirai usang yang menjaring sinar
namun sinarmu tak selemah matahari…
lalu kita saling bertanya, tirai apa?
ada awan awan menutup warna warni
namun warna warnimu tak seburam pelangi…
lalu kau dan aku saling bertanya, awan apa?
ketika ada banyak rindu
di jalan naga…
*menuju sukabumi, memikirkanmu*
Posted in Uncategorized | No Comments »
November 8th, 2006 by puisieki
disini…
disaat semua keheningan hilir mudik
menaruh paksa air pada mata yang iba
melipat paksa senyum yang dahulu rela
disini…
disaat semua kembali ketitik, yang kusebut
p e n y e s a l a n…
duhai ibu angin,
masihkah nafasmu sesejuk malam ini…
dan gemintang,
masihkah cahyamu seterang malam ini…
…tanpanya…?
Posted in Uncategorized | No Comments »
October 26th, 2006 by puisieki
kusuka kata-katamu dipukul 9.00 pm
saat angin malam mulai malas bergurau
dan helai demi helai napas menutupiku dengan
sebentuk jengah
disaat ku berpikir tentang yang ada dan yang tidak
dan pintu perak tempat kumenanam benih benih angan dan khayalanku
perlahan menutup
kusuka kata-katamu dipukul 9.00 pm
tentang kau mengeja namaku dalam arti hidupmu…
dan garis garis kecil diantara kita terlihat semakin menipis
seiring waktu
tentang kau dan aku…
dan sebatang kembang yang kita genggam berdua
semakin mekar ke arah mentari…
kusuka kata-katamu dipukul 9.00 pm
yang kausematkan sebelum kutarik selimut mimpi
"makanya kita bersama…"
Posted in Uncategorized | 2 Comments »